Senin, 08 Agustus 2016

MODERNISASI DAN GLOBALISASI

A. MODERNISASI
Modernisasi dalam ilmu sosial merujuk pada sebuah bentuk transformasi dari keadaan yang kurang maju atau kurang berkembang ke arah yang lebih baik dengan harapan akan tercapai kehidupan masyarakat yang lebih maju, berkembang, dan makmur.Diungkapkan pula modernisasi merupakan hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang sekarang ini. Tingkat teknologi dalam membangun modernisasi betul-betul dirasakan dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, dari kota metropolitan sampai ke desa-desa terpencil.


B. GLOBALISASI


Kata “globalisasi” diambil dari kata global, yang berarti universal (mendunia). Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk interaksi yang lain.
Globalisasi memiliki banyak definisi, salah satunya seperti yang dikemukakan oleh Lodge (1991), mendefinisikan globalisasi sebagai suatu proses yang menempatkan masyarakat dunia bisa menjangkau satu dengan yang lain atau saling terhubungkan dalam semua aspek kehidupan mereka, baik dalam budaya, ekonomi, politik, teknologi maupun lingkungan. Dengan pengertian ini globalisasi dikatakan bahwa masyarakat dunia hidup dalam era dimana kehidupan mereka sangat ditentukan oleh proses-proses global.
C. GEJALA MODERNISASI DAN GLOBALISASI DI INDONESIA
1.     Bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemajuan ilmu pengetahuan selalu diikuti dengan kemajuan teknologi. Hal ini terbukti dengan banyaknya penemuan dalam bidang teknologi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
2.     Bidang ekonomi, tujuan modernisasi dibidang ekonomi yang dilakukan diberbagai negara didunia, khususnya di indonesia adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
3.     Bidang politik, modernisasi politik mengalami perkembangan pasang surut . perkembangan itu dimulai dengan bentuk demokrasi liberal, demokrasi terpimpin, dan demokrasi pancasila.
4.     Bidang agama, masyarakat indonesia sering dikatakan dengan masyarakat yang religius karena warga masyarakatnya hidup dengan berpedoman pada kaidah-kaidah agama yang dijamin dan dikuatkan dalam UUD 1945 pasal 29 ayat 2 .

D. DAMPAK MODERNISASI DAN GLOBALISASI
Modernisasi sebenarnya identik dengan pembangunan. Pada dasarnya dampak negatif dari pembangunanterjadi karena ketidaksiapan masyarakat menghadapi perubahan-perubahan yang ditimbulkan oleh pembangunan tersebut.
1.     Urbanisasi
      Urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari desa kekota atau dari pekerjaan pertanian didesa kepekerjaan industri dikota. Beberapa penyebab terjadinya urbanisasi adalah daya tarik dikota sebagai berikut:
a.     Daya tarik ekonomi
b.     Daya tarik sosial
c.     Daya tarik pendidikan
d.     Daya tarik budaya
            Dengan adanya urbanisasi penduduk kota semakin bertambah . dengan begitu , timbulah permasalahan baru baik dikota maupun didesa, antara lain sebagai berikut:
a.     Semakin berkurangnya penduduk desa
b.     Banyak sawah yang terbengkalai
c.     Hasil panen menurun
d.     Tingkat kesejahteraan masyarakat menurun
e.     Muncul pengangguran dikota
f.     Kriminalitas dan perilaku menyimpang lainnya meningkat dikota.
2.     Kesenjangan sosial ekonomi
      Secara etimologis kesenjangan berarti tidak seimbang , tidak simetris atau berbeda. Faktor yang menyebabkan kesenjangan antara lain sebagai berikut :
1.     Menurunnya pendapatan perkapita sebagai akibat pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi tanpa diimbangi peningkatan produktivitas.
2.     Ketidak merataan pembangunan antar daerah sebagai akibat kebijakan politik dan kekurangsiapan SDM.
3.     Rendahnya mobilitas sosial sebagai akibat sikap mental tradisional yang kurang menyukai persaingan dan kurang usaha.
3.      pencemaran lingkungan alam
      masyarakat yang melakukan pembangunan harus memperhatikan kelestarian dan perbaikan lingkungan alamnya.
4.     Kriminalitas
      Salah satu dampak modernisasi adalah meningkatnya kriminalitas baik itu secara kualitas maupun kuantitas.
Modernisasi yang dilakukan oleh negara berkembang , seperti indonesia ini sering kali memunculkan masalah–masalah sosial sebagai berikut :
1.     Menipisnya rasa kekeluargaan
2.     Meningkatnya sikap individualistis
3.     Meningkatnya tingkat persaingan
4.     Meningkatnya pola hidup konsumtif
5.    Lunturnaya eksistensi jati diri bangsa
     Globalisasi yang ditandai dengan semakin kaburnya sekat-sekat antar negara tentu berdampak pada eksistensi jati diri bangsa iru sendiri . contoh sebagai berikut :
1.     Berkembangnya internet menyebabkan arus informasi dapat dinikmati oleh seluruh warga dunia dengan mudah tanpa dapat dikontrol oleh negaranya.
2.     Dibidang ekonomi , masuknya perusahaan-perusahaan multinasional telah mematikan perusahaan dan usaha-usaha masyarakat.

TANTANGAN MASA DEPAN BANGSA

   Ada berbagai macam reaksi masyarakat terhadap arus globalisasi dan modernisasi. Secara umum sebagai berikut :
1.     Robertson mencatat bahwa sebenarnya apa yang kita pilih dari hal-hal yang bersifat global hanyalah apa-apa yang menyenangkan kita dan kemudian mengubahnya sehingga hal tersebut beradaptasi dan sesuai dengan budaya dan kebutuhan lokal.
2.     Kita dapat mencampur unsur-unsur global  untuk menghasilkan penemuan baru dari hasil penggabungan itu.
3.     Komunikaasi global bahwa sekarang sulit bagi orang untuk tidak memikirkan dengan sungguh-sungguh  kejadian-kejadian didunia atau mengakui bahwa kita hidup ditengah-tengan dunia yang bercirikan “risiko”.
4.     Pengetahuan kita tentang hal-hal global dapat meningkatkan kesadaran dan kesetiaan kita terhadap hal-hal lokal.
5.     Beberapa kelompok religius dan etnik berusaha mencegah terjadinya globalisasi karna mereka mengartikan hal tersebut sebagai sebuah bentuk penjajahan barat dan sebagai satu serangan terhadap kemurnian budaya dan agama kepercayaan mereka.
    Sementara itu , berkaitan dengan pendapat beberapa kalangan tentang globalisasi sebagai sebuah bentuk penjajahan budaya , para transformasionalis memberikan kritik mereka dengan tiga pandangan sebagai berikut :
1.     Mereka membuat kesalahan dengan menganggap bahwa aliran budaya hanya satu dan berasal dari satu arah didunia barat menuju negara-negara berkembang.
2.     Seolah-olah ada anggapan bahwa masyarakat dinegara berkembang adalah konsumen yang bodoh.
3.     Pendapat tersebut merendahkan kekuatan budaya lokal.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar